Beberapa Trik Bayi Baru Lahir yang Tak Pernah Ada dalam Teori Perawatan Bayi Mana Pun

Beberapa Trik Bayi Baru Lahir yang Tak Pernah Ada dalam Teori Perawatan Bayi Mana Pun


Ada banyak hal tentang bayi baru lahir yang tak pernah dibicarakan, diberitahukan, atau dituliskan bagi para mama baru. Alhasil, untuk beberapa hal, si mama baru pun gelagapan mencari solusi untuk memecahkan permasalahan yang mereka hadapi. Seperti beberapa permasalahan bayi baru lahir yang akan Mama Rempong bahas berikut ini.

Yuk, mama-mama newbie, merapats!


5 Trik Merawat dan Mengatasi Masalah Bayi Baru Lahir yang Tak Pernah Dibahas di Mana Pun


1. Cara ganti popok bayi tanpa dikencingi atau kena pup

Mengganti popok, terutama bayi laki-laki, memang jadi tantangan tersendiri deh buat kita. Bener nggak? Itu lo, kalau udah mulai langsung pipis begitu popok dilepas akibat tekanan popok atau sentuhan tangan kita pada organ genitalnya yang masih sangat sensitif.

Alhasil, baju enggak pernah luput deh dipipisin.

Tapi ya nggak cuma itu. Mengganti popok bayi juga bisa kena pupnya. Ini terjadi terutama kalau si bayi lagi berusaha BAB saat popoknya diganti. Wah, bisa kena ranjau beneran deh.
Trik mengatasinya:
  • Jangan buka popok sekaligus semuanya, Ma. Sobek atau buka perekatnya dulu sampai kita sudah yakin betul kalau si kecil sudah tuntas pipis dan pupnya.
  • Perhatikan kebiasaan bayi saat waktunya ganti popok. Misalnya nih, kalau muka si bayi kelihatan tegang, nah, bisa berarti itu lagi ngeden. Sebaiknya, tunggu sampai wajah tegangnya merileks kembali.

2. Cara menidurkan bayi baru lahir tanpa harus digendong berjam-jam

Memang, umumnya kita menidurkan bayi dengan cara menggendong dan mengayunkannya ya, Ma. Tapi ini jadi masalah ketika jadi kebiasaan, bahkan sampai berjam-jam. Lelah hayati deh.

Coba ikut cara menidurkan bayi berikut:
  • Jangan segera menggendong bayi saat terbangun tengah malam. Biarkan beberapa menit dulu agar ia kembali tidur sendiri. Jika tak berhasil, sentuh dan peluk bayi di ranjang hingga ia tertidur. Jika masih belum bisa lagi, gunakan ranjang goyang untuk mengayunnya.
  • Sebenarnya, bayi usia 6 – 8 minggu sudah bisa diajari tidur sendiri tanpa digendong. Yang penting, temani sampai ia benar-benar tertidur.
  • Pasang white noise atau musik klasik yang bisa Mama dapatkan dari aplikasi-aplikasi smartphone. Pasang setiap kali waktu tidur bayi tiba. Suara ritmis dapat membuat bayi nyaman karena mirip dengan detak jantung ibu saat ia masih berada dalam kandungan.
  • Bedong bayi 0 – 3 bulan untuk membantunya tidur lebih lelap, karena terhindar dari efek kejut.
  • Beri ekstra ASI setelah bayi tidur dan sebelum kita kembali tidur. Ini akan memperpanjang waktu tidur bayi.
  • Jangan menatap mata bayi saat ia sudah harus tidur, karena bisa menstimulasi bayi untuk tetap terjaga dan melek.

3. Memindahkan bayi dari pangkuan ke ranjang tanpa membangunkannya

Bayi baru lahir memiliki irama tidur yang berbeda dari anak-anak dan orang dewasa. Mereka cenderung gampang tertidur, tapi juga mudah terbangun.

Susahnya, ketika mereka tertidur di car seat atau di pangkuan, ini akan jadi masalah besar. Karena nggak mudah mindahin mereka ke ranjang tanpa membangunkannya.
Bakalan lebih capek lagi deh karena berusaha menidurkannya lagi.

Cobain trik berikut:
  • Konon, butuh waktu sekitar 20 menit setelah matanya terpejam bagi bayi baru lahir untuk benar-benar tertidur pula, sehingga tak mudah terbangun. Jadi tunggu dulu sampai 20 menit, jangan buru-buru dipindahkan.
  • Saat bayi sudah terlihat puas, angkat sedikit salah satu lengannya lalu jatuhkan dengan lembut. Jika lengan itu lemas dan bayi nggak bangun saat lengannya terlepas, berarti ia sudah tertidur pulas. Kalau lengannya masih kaku, maka ia masih ada di tahap tidur ringan. Jangan pindahkan saat ia masih tidur ringan.
  • Jaga posisi bayi tetap menyamping di dada saat dipindah. Saat mengangkat, posisikan lengan kanan menyamping menahan tubuh dan bokong bayi, serta tangan kiri memegang kepala. Rebahkan perlahan hingga tangan kanan lurus di kasur, lalu putar perlahan hingga lepas dari badannya.

4. Menerjemahkan tangis bayi baru lahir

Biasanya para mama baru memang langsung panik aja kalau mendengar bayinya menangis. Kalau sudah panik duluan, alhasil kita malah jadi salah menerjemahkannya. Kalau salah menerjemahkannya, si bayi makin rewel karena respons kita tak sesuai dengan keinginannya. Nah loh.

Jadi, yang pertama harus dilakukan adalah tenang. Jangan ikut tantrum kalau bayinya rewel.
Lalu, coba pahami dan lakukan beberapa trik berikut:
  • Pahami 5 bahasa tangisan bayi baru lahir. Ada yang bilang begini. Kalau ada bunyi "nih" dalam tangisan bayi, itu berarti ia lapar. "Owh" = mengantuk. "Hih" = tak nyaman, mungkin popoknya basah, atau kepanasan dan kedinginan. "Irr" = perutnya tak nyaman, ia butuh dibantu serdawa.
  • Tetap tenang, ajak si kecil mengobrol sambil cek kondisi. Misalnya begini, "Kenapa, sayang? Popok basah ya? Atau lapar, pengin menyusu? Sini-sini sama Mama!" Suara tenang kita akan membuatnya nyaman juga, Ma.
  • Percayalah pada insting keibuan yang kita punya, saat kita sedang mencari tahu apa yang ia inginkan.
Semua butuh proses, juga soal menjalin komunikasi dengan si bayi baru lahir. Sabar dan tenang, itu kuncinya.


5. Tetap tampil cantik saat menerima tamu

Yah, trik yang terakhir ini memang nggak berhubungan langsung dengan bayi sih. Tapi banyak mama baru yang mengabaikan hal ini.

Tahu nggak, Ma, penampilan kucel itu bisa memengaruhi mood kita juga lo. Jadi kalau kita terlanda mood swing, bisa saja itu gara-gara kita malas mandi seharian. Ntar pas dijengukin, jadi bete pula.

Kasihan para tamu kan? Pengin kasih perhatian, eh kitanya jutek.

Memang, Ma. Setelah melalui proses persalinan yang lama, menguras energi dan kehilangan banyak darah, kita bisa tampak pucat, kuyu, plus bermata sembap atau bermata panda. Kalau ditambah dengan kemalasan kita merawat diri, wah, rasa kurang percaya diri Mama akan semakin parah deh.

Jadi, ikut trik dandan cepat berikut:
  • Pilih baju atasan berwarna gelap, untuk mengalihkan fokus dari bagian dada yang terasa membesar akibat menyusui.
  • Sisir rambut dengan rapi. Kuncir kuda kalau perlu ya, Ma, kalau rambut Mama panjang.
  • Aplikasikan makeup ringan--cukup bedak berfoundation, lipgloss nude, dan blush on krim dengan warna netral juga. Ini sudah cukup. 
  • Nggak perlu pasang bulu mata. Tapi kalau Mama ingin sedikit menutupi mata kuyu dan lelah, bisa jepit saja bulu mata Mama sehingga mata pun terlihat lebih besar dan cerah.
  • Gunakan tetes mata, sebelum menemui para tamu untuk mengurangi mata merah akibat kurang tidur.
  • Kalau mau selfie atau foto-foto bareng si baby, pilih angle foto yang terbaik. Agak tertutup suami, atau bayi. 

Nah, demikian sedikit trik perawatan bayi baru lahir yang wajib diketahui oleh para mama baru.  Yang penting semangat ya, Ma! Dan, sabar.

Semoga Mama lebih cepat beradaptasinya dengan kehidupan Mama yang baru ini.
Beberapa Trik Bayi Baru Lahir yang Tak Pernah Ada dalam Teori Perawatan Bayi Mana Pun Beberapa Trik Bayi Baru Lahir yang Tak Pernah Ada dalam Teori Perawatan Bayi Mana Pun Reviewed by Carolina Ratri on November 06, 2018 Rating: 5

No comments