4 Dasar Sopan Santun Anak yang Harus Diajarkan Sejak Dini

sopan santun anak


Jangan pernah mengatakan, "Namanya juga anak-anak." Lantas berusaha memaklumi segala perilaku tanpa sopan santun anak.

Nay nay nay, Ma. Meski usia mereka masih piyik--alias kecil--sebenarnya anak-anak itu tahu dan bisa paham kalau diajari. Dan, menanamkan perilaku baik serta etika sopan santun terhadap seorang anak harus dilakukan sejak dini, agar ia tumbuh menjadi manusia yang berkualitas di masa depan.

Menurut Brazelton, ahli perkembangan dan perilaku anak dari Amerika, apa yang diajarkan orang tua kepada anak pada awal kehidupannya (usia 0-3 tahun) akan membentuk perilaku dan memengaruhi perkembangan karakternya di masa depan.

Jadi, jangan pernah lagi mengatakan, maklum masih anak-anak. Justru sekaranglah saatnya kita mengajari mereka berbagai pengetahuan dasar sopan santun, agar nilai-nilai ini bisa menjadi kebiasaan baik mereka hingga kelak mereka besar nanti.

Perilaku itu juga sangat erat kaitannya dengan etika. Karenanya, Mama harus mengajari si kecil beretika sejak usia dini, apalagi saat berada di tempat umum.

Berikut beberapa etika sopan santun anak yang harus mulai ditanamkan, terutama jika kita berada di area publik


1. Menjaga kebersihan

Ya, menjaga kebersihan merupakan salah satu sopan santun anak yang harus dibiasakan sejak kecil.

Misalnya, di toilet umum. Ingatkan pada si kecil bahwa ketika berada dalam toilet umum--meski sudah ada petugas kebersihan dan kita sudah membayar dana kebersihannya--namun iatetap harus menjaga kebersihan tempat itu pula.

Katakan kalau toilet itu juga akan digunakan oleh orang lain, sehingga ia harus membuatnya tetap nyaman setelah memakainya.


2. Berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak

Tekankan pada si kecil untuk selalu berbicara dengan sopan di mana saja. Ingatkan untuk tidak berteriak-teriak atau berbicara dengan suara kencang karena akan mengganggu kenyamanan orang lain di sekitarnya.

Termasuk di area yang ramai sekalipun, seperti di mal, di alat transportasi umum, dan sebagainya.


3. Tidak berlarian

Ajarkan agar si kecil tak berperilaku seenaknya di area umum, seperti berlarian di mal atau di dalam kereta commuter line. Minta mereka untuk duduk, ajak mereka mengobrol, dan sebagainya.

Susah ya, Ma? Ya memang, tapi saat mereka sudah terbiasa nanti, mereka pasti bisa dikendalikan dengan lebih baik.

Tegaskan bahwa hal tersebut akan mengganggu orang ataupun penumpang lain dan membuat mereka nggak nyaman. Mama bisa mengalihkan perhatiannya dengan memberi buku atau mainan agar ia mau duduk diam.


4. Mengantre

Ini juga salah satu sopan santun anak yang harus diajarkan sejak dini nih, Ma. Terlalu sering orang dewasa tak menggubris barisan antrean, dan menganggap diri mereka lebih penting ketimbang yang lain.

Ajarkan si kecil untuk mengantre, misalnya, saat ingin bermain ayunan di taman dekat rumah atau saat memesan es krim di restoran favoritnya.

Budaya antre ini juga akan mengasah kesabaran si kecil dan membuatnya dapat menghormati hak orang lain.


Itu dia 4 sopan santun anak yang harus diajarkan sejak dini, Ma. Insyaallah, dengan berperilaku sopan dan baik, mereka akan menanam bekal mereka sendiri di masa depan.

4 Dasar Sopan Santun Anak yang Harus Diajarkan Sejak Dini 4 Dasar Sopan Santun Anak yang Harus Diajarkan Sejak Dini Reviewed by Carolina Ratri on November 04, 2018 Rating: 5

No comments