10 Fakta Hubungan Suami Istri yang Menjadi Bukti Sexual Healing



Seperti lagunya Marvin Gaye, Sexual Healing, sesi bercinta dalam hubungan suami istri terbukti memang bisa menyembuhkan berbagai keluhan sakit pada tubuh.

Nggak percaya, Ma?

Coba simak beberapa fakta ilmiahnya berikut ini.

10 Fakta ilmiah yang mengungkapkan bahwa hubungan suami istri itu menyembuhkan


1. Pelindung dari penyakit

Mereka yang punya kehidupan seksual aktif terbukti jarang izin sakit dari kantor. Begitulah hasil penelitian Universitas Wilkes di Pennsylvania, Amerika Serikat.

Dalam penelitian tersebut, responden yang bercinta dalam frekuensi sekali atau dua kali seminggu memiliki tingkat antibodi yang lebih tinggi ketimbang mereka yang hanya bercinta kurang dari itu.

Sesi hubungan suami istri ini mampu meningkatkan produksi immunoglobulin, antibodi yang memerangi virus, bakteri, dan penyakit lainnya.

Yvonne K. Fullbright, Ph.D., seorang pakar seks dari Universitas Wilkes menyebutkan, bahwa saat kita sedang melakukan hubungan suami istri, tingkat daya tahan tubuh terhadap serangan bakteri, virus, atau mikroorganisme pengganggu lainnya meningkat signifikan.

However, bukan berarti lantas benar-benar bebas dari penyakit. Mama juga tetap harus mengimbanginya dengan berolahraga dan makan makanan sehat ya.


2. Menyehatkan jantung

American Heart Association (AHA) mengungkapkan fakta bahwa detak jantung saat mencapai the big O setara dengan detak jantung yang timbul saat kita naik tangga dua lantai, Ma, kalau mau dirata-rata.
Hwow!

Sedangkan penelitian lain yang dilakukan oleh American Journal of Cardiology mengungkapkan fakta bahwa pria yang bercinta dua kali seminggu risikonya terkena penyakit jantung akan lebih kecil ketimbang pria yang bercinta hanya sekali sebulan.

Seks adalah bentuk latihan aerobik yang bagus untuk tubuh. Dosis aerobik yang dianjurkan bagi orang dewasa adalah 150 menit dalam seminggu.

Nah, kalau mau “menggantikan” aerobik dengan sesi panas bareng Papa, ya mesti dikombinasikan tuh, Ma, dengan olahraga ringan seperti sepeda statis atau jalan cepat, untuk jantung yang sehat.


3. Pain killer alami

Well, kata Barry R. Komisaruk, Ph.D., seorang profesor di Universitas Negeri Rutgers, New Jersey, Amerika Serikat, the big O bisa menghentikan segala macam rasa sakit, Ma.

Jadi, jangan buru-buru menelan obat pereda rasa sakit untuk meredakan rasa nyeri yang muncul karena suatu sebab.

Bersamaan dengan proses the big O, tubuh akan merilis hormon endorphin yang akan meningkatkan daya tahan terhadap rasa sakit.

Tahu nggak sih, Ma, bahwa menstimulasi Miss V juga bisa memberikan efek pelepas rasa sakit yang sama lo. Cara ini bisa dipakai untuk mengatasi nyeri punggung dan betis.

Ugh. Bhay, pain killer!


4. Obat insomnia

Insomnia yang tak teratasi bisa fatal akibatnya. Selain bisa terjadi depresi dan anxiety, penderitanya juga bisa terkena hipertensi dan penyakit jantung. Nah lo.

Kalau mau diatasi dengan obat tidur ya pastinya harus dengan petunjuk dokter. Dan, waspadalah dengan efek samping yang mungkin timbul.

Sheenie Ambardar, M.D., dari Happiness Psychiatrist, California, Amerika Serikat sih bilang begini,
“Setelah orgasme tubuh akan mengeluarkan hormon prolaction. Hormon ini akan membuat tubuh kita jadi rileks dan mengantuk.”

Nah, jadi jelas. Seks bisa jadi “obat” yang aman—tanpa efek samping—untuk mengatasi berbagai keluhan gangguan tidur.


5. Migrain

Pusing sebelah? Aduh, jauh-jauh deh! Sakitnya minta ampun!

Tapi, apa yang bisa kita lakukan untuk mengobatinya? Minum obat sakit kepala? Sampai kapan?
Prof. Martin Underwood, salah satu peneliti dari Warwick Medical School, bilang, “Obat migrain kalau diminum lebih dari 15 kali, efektivitasnya akan berkurang.”

Nah, terus gimana? Minum obat malah tambah pusing? Oh no!

Cephalagia, sebuah jurnal yang dikeluarkan oleh International Headache Society, mencatat bahwa aktivitas hubungan suami istri terbukti berhasil meringankan keluhan migrain pada lebih dari separuh responden penelitian mereka. Bahkan 20%-nya mengaku benar-benar terbebas dari penyakit ini setelah melakukan aktivitas ini dengan frekuensi yang lebih sering.

Wow. Just wow.


6. Hilangkan cegukan

Kalau sekali dua kali sih ya nggak apa-apa cegukan mah. Tapi kalau sampai cegukan lebih dari 30 kali dalam semenit selama 72 jam tanpa henti?

Eits, jangan mengernyit dulu. Memangnya ada?

Ada, Ma, yang begitu. Lebih tepatnya, hal tersebut menimpa salah satu pasien dari Dr. Francis M. Fesmire.

Dokter yang meraih Noble Prize untuk bidang kedokteran tahun 1998 ini lantas menemukan terapi digital rectal massage untuk mengatasi cegukan parah tersebut, dan juga menyarankan pasiennya untuk melakukan aktivitas seks lebih sering.

Menurutnya, the big O memberikan rangsangan hebat pada sistem syaraf vagus, yang membantu menghentikan cegukan.


7. Memperbaiki kontrol BAK

Mengompol pada usia dewasa merupakan salah satu gangguan medis yang sering juga dialami oleh sebagian orang di dunia. Penderitanya nggak mampu menahan keluarnya air kencing, Ma.

Faktanya, bahkan, gangguan ini menimpa 30% perempuan usia dewasa saat ini lo.

Nah, kabar baiknya, penyakit ini bisa diatasi dengan bantuan sesi bercinta. Bersamaan dengan tercapainya the big O, otot-otot panggul akan berkontraksi dan menjadi kuat.

Otot panggul yang kuat akan mencegah gangguan mengompol ini.


8. Cegah kanker prostat

Kehidupan  hubungan suami istri yang sehat juga melindungi pria dari risiko kanker prostat.

Demikian hasil penelitian yang diadakan tahun 1992-2000 yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association (2004).

Dari hasil studi terungkap, bahwa pria yang berejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan, memiliki risiko terserang kanker prostat 33% lebih rendah daripada mereka yang berejakulasi 4-7 kali dalam sebulan.


9. Terapi depresi


Peneliti dari Universitas Yale menemukan fakta, bahwa bercinta setiap hari dapat meningkatkan pertumbuhan sel dalam hippocampus, bagian dari otak yang bertugas mengelola stres.

Jadwal bercinta secara teratur juga bermanfaat untuk menurunkan produksi hormon kortisol pemicu stres, sehingga seluruh bagian tubuh jadi tenang dan rileks.


10. Menyehatkan kulit dan rambut

Kehidupan hubungan suami istri yang sehat nggak cuma bikin kita jadi awet muda, Ma, tetapi tubuh juga akan memproduksi lebih banyak hormon DHEA.

Kandungan zat aktif dalam hormon ‘awet muda’ ini membuat kulit, rambut dan bola mata bersinar cantik. Uwuwuw!


Nah, jadi jangan malu-malu lagi minta "jatah" ke suami ya. Demi kesehatan! Cheers!

10 Fakta Hubungan Suami Istri yang Menjadi Bukti Sexual Healing 10 Fakta Hubungan Suami Istri yang Menjadi Bukti Sexual Healing Reviewed by Carolina Ratri on October 13, 2018 Rating: 5

No comments