Untuk Suami dan Keluarga Lain: Bantu Ibu Menyusui Agar Sukses Ng-ASI Tanpa Stres




Kesuksesan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif pada bayinya memang tergantung pada diri ibu itu sendiri. Tapi, peran orang-orang di sekitarnya bisa menjadi support system sehingga membuat si ibu menyusui bisa melakukan tugasnya dengan baik dan nyaman.

Karena itu, alih-alih mengajarinya, mengatakan berbagai hal yang berbau mitos, atau malah menghakiminya, lebih baik lakukan saja 5 hal berikut untuk si ibu menyusui. Agar ia semakin percaya diri, dan bisa memenuhi kebutuhan bayinya dengan baik.


5 cara mendukung ibu menyusui, agar mereka sukses ng-ASI tanpa stres


1. Katakan bahwa ia hebat

Seorang ibu menyusui butuh untuk selalu didorong semangatnya untuk ng-ASI. Jadi alih-alih mengatakan, "Kamu nggak mau makan banyak sih, makanya tuh ASI-nya sedikit!", lebih baik katakan, "Enggak apa-apa, sedikit juga bagus. Menyusui memang nggak gampang. Pokoknya usaha terus, nanti lama-lama ASI juga akan banyak."


2. Membantunya mengakui, bahwa menyusui itu bukan pekerjaan mudah

Kalau menuruti logika manusia yang terbatas ini, seharusnya menyusui memang mudah karena itu menjadi kodrat perempuan yang telah melahirkan anak. Tapi, faktanya tak semudah itu.

Ada banyak tantangan harus dihadapi oleh ibu menyusui, baik yang berasal dari dirinya sendiri maupun dari luar dirinya.

Faktor psikologis adalah faktor yang berasal dari dalam diri yang bisa menjadi penyebab utama seorang ibu menyusui gagal ng-ASI. Apalagi kalau si ibu lantas stres, tertekan (akibat tekanan dari orang luar yang nggak nyadar kalau mereka sudah bikin stres), dan akhirnya depresi.

Akibatnya, ASI nggak lancar, masih pula disalahkan karena dianggap nggak becus mengurus anaknya sendiri. Belum lagi kondisi mastitis, puting rata, dan kondisi-kondisi lain yang membuat ibu menyusui harus berjuang semakin keras.

Tetap dukung si ibu menyusui, apa pun kondisinya, baik ia sukses ng-ASI maupun gagal. Menyusui memang bukan hal yang mudah bagi setiap ibu, lagi pula setiap ibu menjalani bentuk perjuangannya masing-masing.


3. Bantu urusan lainnya

Daripada nge-riweuh-in ibu menyusui dengan segala mitos, nasihat ketinggalan zaman, dan kata-kata yang bikin down, mendingan bantu ia dengan membereskan tugas yang lain.

Sementara ibu menyusui bayinya, pekerjaan rumah tangga yang lain bisa diselesaikan. Mencuci baju, memasak makanan sehat, bebersih rumah, dan sebagainya.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan teman maupun keluarga ibu menyusui untuk meringankan

Dengan bantuan ini, maka ibu menyusui akan bisa lebih fokus untuk menyusui. Kalaupun tak sedang menyusui, ia pun bisa istirahat kan?

Bukankah hal ini lebih menyenangkan dan ringan ketimbang merepet padanya tentang hal-hal yang sebenarnya sudah diketahuinya?


4. Carikan konselor laktasi jika ibu menyusui menjumpai kesulitan

Mungkin kakak ipar, ibu, ibu mertua, nenek, nenek buyut, semua orang punya tip sukses menyusui. Tapi, akan lebih baik jika kita langsung bertanya dan berkonsultasi pada mereka yang tahu betul ilmunya dan berpengalaman.

Jadi, carikan konselor laktasi jika si ibu mengalami kesulitan saat ng-ASI. Pasti solusi yang ditawarkan oleh mereka yang profesional akan lebih baik dan aplikatif, karena dilihat per kasusnya dan dicari akar permasalahannya.


5. Bayinya adalah bayinya

Setiap kondisi ibu menyusui berbeda, tak bisa disamaratakan. Demikian pula dengan bayinya. Yang berlaku untuk orang lain belum tentu bisa berlaku juga bagi satu orang. Yang jitu untuk orang lain, belum tentu manjur buat kita.

Boleh saja memberikan nasihat, masukan, atau saran. Namun, keputusan terakhir tetap di tangan ibu menyusui, dan semua orang lain harus menghormatinya.

Bayinya adalah bayinya. Bukan bayi orang lain.


Menyusui adalah hal paling hebat yang dilakukan oleh seorang ibu bagi anaknya. Jadi, yuk, dukung mereka dengan bijak dan pintar.
Untuk Suami dan Keluarga Lain: Bantu Ibu Menyusui Agar Sukses Ng-ASI Tanpa Stres Untuk Suami dan Keluarga Lain: Bantu Ibu Menyusui Agar Sukses Ng-ASI Tanpa Stres Reviewed by Carolina Ratri on October 23, 2018 Rating: 5

No comments