Apa yang Perlu Kita Ketahui Tentang Virus Zika?

Waspada virus Zika. Image via CDC


Sudahkah Mama mengikuti berita munculnya virus Zika?

Virus ini sebenarnya bukan virus baru, namun baru ditemukan di Indonesia tahun 2014 lalu di Jambi. Sejak itu banyak fakta menakutkan mengenai virus Zika yang berkembang di masyarakat.

Ketidaktahuan masyarakat, kurangnya informasi dan sulitnya mendapatkan penjelasan yang bisa dipahami oleh kita-kita yang awam, bisa menjadi pemicu timbulnya kecemasan dan ketakutan yang berlebihan. Iya nggak sih, Ma?


Sebenarnya, apa sih virus Zika itu? 

Banyak artikel beredar memaparkan mengenai virus Zika ini. Coba yuk, kita rangkum dalam satu artikel dalam bentuk FAQ, supaya lebih mudah dipahami dan kita semakin aware akan virus Zika ini.

1. Apa itu Zika?

Zika merupakan penyakit yang mirip dengan demam kuning dan demam berdarah yang disebabkan oleh virus yang menular dari orang ke orang melalui nyamuk.

Virus ini sebenarnya sudah ada di Afrika dan Asia sejak akhir 1940-an. Yang harus kita mengerti juga, Ma, mama yang sedang hamil dapat menularkan virus ini kepada bayi yang masih dalam kandungan.

Dan, pada tahun 2009, ditemukan fakta bahwa virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seks.

2. Siapa yang bisa terjangkiti? 

Siapa saja bisa mendapatkan virus ini, dari janin dalam kandungan hingga lansia. Sebagian besar dari kita nggak kebal terhadap virus Zika.

Jadi, begitu kita kena gigitan nyamuk yang terinfeksi, kita mungkin akan segera terjangkiti.

3. Wabah virus Zika ini pernah menyerang negara mana saja?

Pada Januari 2016, banyak negara di Amerika Selatan dan Tengah, serta Karibia, termasuk Kepulauan Virginia dan Puerto Rico terserang wabah Zika.

So far, kasus virus Zika ini juga ada di Amerika Serikat November lalu. Penderitanya mendapatkan virus ini karena bebergian ke El Salvador.

4. Apakah virus ini mematikan? 

Sebenarnya virus Zika ini bukan termasuk virus yang mematikan seperti Ebola. Bahkan kebanyakan orang yang terinfeksi Zika nggak nyadar kalah mereka terinfeksi virus ini.

Satu-satunya hal paling mengerikan dari virus Zika ini adalah risiko bayi yang lahir cacat.

5. Bagaimana gejalanya?

Gejalanya mirip dengan flu, terutama gejala demam berdarah, yaitu demam, ruam pada kulit, nyeri sendi, dan konjungtivitis (mata merah).

Gejala ini biasanya mulai terasa dalam satu minggu setelah terinfeksi, dan akan hilang juga dalam seminggu.

6. Bagaimana cara pencegahannya?

Untuk saat ini, belum ada vaksin yang dapat mencegah kita dari infeksi virus Zika.

So, yang bisa kita lakukan adalah mencegah terkena gigitan nyamuk saja, Ma. Misalnya dengan mengenakan kemeja lengan panjang, memakai krim anti nyamuk, memasang kawat kasa pada ventilasi rumah agar nyamuk tak masuk dan lain sebagainya.

Jangan lupa untuk melindungi si bayi ya. Pergunakan kelambu saat bayi tidur, agar terhindar dari nyamuk.

7. Benarkah Zika dapat menimbulkan cacat pada janin?

Betul, Ma. Zika menyebabkan cacat lahir. Justru fakta inilah yang paling mengerikan mengenai virus ini.

Mama yang sedang hamil harus berhati-hati, karena dapat menularkan virus kepada bayi mereka. Bayi di Brazil dan negara-negara lain telah lahir dengan kondisi yang dikenal sebagai microcephaly, yaitu kondisi bayi yang memiliki kepala yang lebih kecil dari normal, sering kejang, mengalami keterlambatan perkembangan, serta masalah-masalah lainnya. Tak menutup kemungkinan juga ada cacat lainnya juga (misalnya, masalah penglihatan).

8. Apa yang harus dilakukan oleh mama yang sedang mengandung?

Hindari negara dengan wabah Zika. Karena sampai dengan saat ini belum ada pengobatan untuk manusia yang menderita Zika, maka sebaiknya kita harus menghindari risiko terjangkiti lebih dulu.

Tunda kepergian ke negara-negara yang sedang terkena wabah Zika, misalnya negara-negara di Amerika Selatan atau Amerika tengah selama kita masih hamil.

It’s the best we can do.

9. Lalu, bagaimana jika kita sakit dan menampakkan gejala Zika?

Jika Mama mengalami sakit dengan gejala mirip yang ditimbulkan oleh virus Zika, segeralah pergi ke dokter. Pastikan Mama nggak pergi-pergi dulu ya, supaya nggak menular pada orang lain.

Kalau bisa, jaga supaya anak-anak nggak ketularan hingga Mama benar-benar sembuh.

10. Apa yang harus dilakukan kalau benar sudah terinfeksi Zika?

Tetaplah tenang. Atasi seperti kalau kita lagi sakit flu. Banyak sstirahat, minum banyak cairan, dan tinggal di rumah.

Zika belum punya obat khusus, jadi Mama bisa saja memperingan sakit Mama dengan meminum obat flu biasa. Namun akan lebih baik lagi, jika Mama bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai tindakan apa yang harus diambil.


Nah, Mama, dengan berbekal pengetahuan sederhana di atas, tentunya sekarang Mama sudah mengenal apa itu virus Zika. Dengan mengenalnya, maka Mama tak perlu takut lagi, dan bisa mengambil tindakan pencegahan yang lebih baik.

Stay healthy, Mama!

Apa yang Perlu Kita Ketahui Tentang Virus Zika? Apa yang Perlu Kita Ketahui Tentang Virus Zika? Reviewed by Carolina Ratri on September 23, 2018 Rating: 5

No comments