Tip Berkendara untuk Ibu Hamil - Tetap Aman, Tetap Nyaman



Meski sedang hamil, nggak berarti kita harus membatasi aktivitas kita. Kalau memang aman dan nyaman saja, ya kita tetap harus melakukan aktivitas seperti biasa. Ibu hamil nggak boleh malas-malasan, yes?

Yang suka melakukan hobi--asal dalam batas aman--ya tetap melakukan hobi. Yang bekerja ke kantor, ya tetap bekerja seperti biasa.

Kalau perlu melakukan mobiling, ya tetap mobile. Nyetir? Hayuk ajalah. Memang nggak apa-apakah untuk ibu hamil menyetir mobil?

Ya enggak apa-apa dong.

Prof. DR. Dr. Ali Baziad, SpOG(K), dari FKUI-RSCM saja bilang begini, “Berkendara saat hamil tak memberikan efek negatif, juga nggak ada batasan usia kehamilan asalkan si ibu masih merasa mampu dan nyaman.”

Ibu hamil masih boleh terus berkendara asalkan tak ada keluhan seperti rasa mual, muntah, pusing, hipertensi, dan penyakit jantung.

David Stanley, seorang Supervisor Vehicle Packages & Ergonomics, Vehicle Engineering, dari Ford Australia, memberikan saran dan tip berikut agar ibu hamil tetap aman dan nyaman berkendara.

5 Tip aman berkendara untuk ibu hamil


1. Selalu kenakan sabuk pengaman

Sabuk pengaman mungkin akan terasa sesak kalau dipakai oleh ibu hamil ya?

Tapi, coba deh tip dari David Stanley ini. Pergunakan sabuk pengaman di bagian bawah perut, melintang di bawah pinggul. Tali bahu usahakan berada di antara payudara. Pastikan ditarik dengan tepat, sehingga terasa nyaman dan kencang.


2. Sesuaikan posisi kursi pengemudi

Masih menurut David, aturlah kursi pengemudi ke jarak yang paling nyaman. Jangan terlalu dekat dengan setir. Sedikit baringkan posisi sandaran kursi agar semakin nyaman.

Posisi ini bisa melindungi perut kita jika airbag bekerja.


3. Pakai bantalan pada punggung

Kalau punggung pegal--yang sering terjadi saat memasuki trimester ketiga--maka buatlah nyaman dengan meletakkan bantal  kecil di bagian punggung.

Dengan begini punggung bagian bawah akan tertopang dengan baik dan acara berkendara pun jadi nyaman.


4. Nyamankan bagian kaki

Kemacetan--apalagi seperti yang selalu terjadi di Jakarta--bisa membuat siapa pun harus berkendara lebih lama, termasuk para ibu hamil. So pasti akan lebih melelahkan.

Kaki nih yang biasanya protes ya, Ma? Bengkak, biasanya.

Jadi, istirahatkanlah kaki Mama secara berkala. Gerakkan pergelangan kaki dengan gerakan memutar secara lembut. Goyang-goyangkan jari kaki, agar peredaran darah ke kaki lebih lancar.
Hal ini akan mencegah terjadinya pembengkakan.


5. Selalu bawa data kesehatan

Apalagi kalau perjalanannya jauh, data kesehatan ini harus dibawa selain identitas diri, seperti Kartu Tanda Penduduk, Surat Izin Mengemudi dan Surat Tanda Nomor Kendaraan.

Kartu data kesehatan ini biasanya kan berisi segala detail informasi penting mengenai riwayat kesehatan kehamilan ibu hamil, termasuk semua hasil tes dan data kontak darurat.



Nah, paling baik sih memang selama hamil, kita berposisi sebagai penumpang saja sih, Ma.
Duduk di belakang adalah tempat teraman bagi ibu hamil. Ya, kalau memang terpaksanya duduk di depan--di samping supir--ya tetap harus sesuaikan posisi kursi ya?

Nah, semoga tip berkendara untuk ibu hamil ini bermanfaat, dan sehat terus sampai HPL tiba ya.

Tip Berkendara untuk Ibu Hamil - Tetap Aman, Tetap Nyaman Tip Berkendara untuk Ibu Hamil - Tetap Aman, Tetap Nyaman Reviewed by Carolina Ratri on September 29, 2018 Rating: 5

No comments