Gerah dengan Kondisi Negara Indonesia dan Presidennya? Pindah Saja ke Salah Satu dari 15 The Most Livable Countries Ini!



Kondisi negara Indonesia semakin memanas! Apanya? Semuanya, mungkin.

Banyak yang tak puas dengan ini itu, dan berakhir dengan berkeluh kesah tiada henti, nyinyir sana sini sampai level menghujat, dan mulai halu kalau kondisi Indonesia bisa lebih baik.

Tapi ya, gitu doang. Bisanya cuma sampai posting status atau nyinyir saja di media sosial. Selebihnya, nggak ada lagi. Lha gimana? Orang memang bisanya cuma segitu.

No action, talk only.

Bikin gerah media sosial saja.

Mbok coba, pindah saja ke salah satu dari 15 negara yang dianugerahi gelar the most livable countries ini nih! Ya, konon, menurut data, negara-negara ini punya jaminan kesehatan yang tinggi dan penduduknya panjang umur, sehingga menjadi negara yang sangat nyaman kalau ditinggali.

Kok bisa?

PBB alias Perserikatan Bangsa-Bangsa setiap tahunnya memang punya agenda untuk merilis Human Development Report mengenai kondisi-kondisi negara di dunia, dan kemudian mengurutkannya dalam sebuah peringkat.

Nah, tahun 2017 kemarin, negara-negara ini dinilai sebagai the most livable countries, berdasarkan banyak aspek. Di antaranya adalah rata-rata kesempatan hidup warga, prevalensi warga yang berhasil lulus kuliah, kesetaraan gender dan pendapatan rata-rata dalam setahun. Kelima belas negara ini adalah top ranks-nya.

Untuk tahun 2018 belum keluar sih daftar peringkatnya, namun faktanya dari tahun ke tahun tak terlalu banyak perubahan peringkat yang berarti. Kelima belas negara ini hanya saling bertukar posisi, kalaupun ada negara yang baru, juga tak pernah melebihi separuh dari negara yang sudah masuk peringkat di tahun sebelumnya.

Mau tahu nggak, Ma, negara mana saja?


15 Negara yang paling nyaman untuk ditinggali di dunia


15. Liechtenstein

Negara yang penduduknya berbahasa Jerman ini rata-rata punya penghasilan tinggi setiap tahunnya, Ma, yakni USD 78,000. Atau, sekitar Rp 1 miliar setiap tahunnya.

Wow! Itu angka rata-rata ya, Ma. Ckckck.

Indonesia, menurut data, "hanya" punya rata-rata penghasilan US$ 27,709 setiap tahunnya. Hmmm, tapi angka itu mungkin angka di Jakarta saja kayaknya ya. Hihihi.


14. Swedia

Menurut data PBB, warga Swedia punya tingkat harapan hidup yang tinggi. Rata-rata bisa mencapai 82.3 tahun.

Ini pastinya ada kaitannya dengan jaminan kesehatan yang baik, penghasilan yang juga baik, dan tingkat stres yang rendah.


13. Selandia Baru

Selandia Baru kerap menjadi tujuan para pelajar untuk meraih gelar sarjana. Nggak heran sih, menurut data PBB, para pelajar di Selandia Baru ini rata-rata mau menempuh pendidikannya selama 19 tahun!

Mungkin memang "iklim"-nya cocok banget untuk belajar ya. Nyaman, gitu, sehingga orang-orang bisa belajar dengan asyik dan tenang.


12. Hong Kong

Hong Kong menempati urutan ke-12 dalam daftar the most livable countries, karena rata-rata harapan hidup warganya adalah 84 tahun. Yes, lebih tinggi ketimbang Swedia, Ma.


11. Amerika Serikat

Negara adikuasa satu ini belakangan memang agak gonjang-ganjing gara-gara beberapa ulah presiden terpilihnya yang--katakanlah--eksentrik dan penuh kontroversi.

Tapi, meski presidennya sering berulah, nyatanya orang-orang Amerika ini punya pendapatan rata-rata USD 59,039 setiap tahunnya.

Lha, lebih rendah ketimbang Liechtenstein, tapi kok peringkatnya lebih bagus? Ya, mungkin aspek lainnya lebih menang, Ma.


10. Kanada

Negara tetangga Amerika Serikat ini ternyata punya peringkat sedikit lebih baik. Kanada juga dikenal punya iklim pendidikan yang sangat bagus. Lebih dari separuh penduduknya berhasil menyelesaikan kuliah, dan meraih gelar sarjana.

Apa kabar anak-anak kuliahan di Indonesia--yang skripsinya nggak kelar-kelar? #eh


9. Islandia

Orang-orang Islandia juga punya tingkat harapan hidup yang tinggi, yakni 82.7 tahun, dan penghasilan rata-rata per tahun yang juga tinggi.


8. Irlandia

Angka kriminalitas di negara ini sangat rendah, Ma. Rata-rata prevalensi pembunuhan hanya 1.1 per 100.000 orang per tahun, begitu menurut data yang paling baru.

Apa kabar Indonesia yang setiap hari selalu ada berita pembunuhan? Hiks.


7. Belanda

Negara mantan penjajah kita satu ini ternyata penduduknya punya gap penghasilan yang sangat rendah. Maksudnya, antara mereka yang bergaji tinggi dan yang bergaji rendah, perbedaannya nggak terlalu mencolok gitu.

Iya, gap penghasilan ini juga menjadi salah satu kriteria yang menentukan sebuah negara layak ditinggali atau enggak. Dan, Belanda berhasil mempersempit gap itu sejak tahun 1990-an.


6. Singapura

Nah, ini mungkin bisa jadi alternatif terbaik saat ini, kalau Mama mau pindah ke negara lain karena Indonesia bubar. Paling dekat, soalnya. Hahaha.

Di Singapura, kita bisa berharap umur panjang juga, karena tingkat harapan hidup penduduk Singapura rata-rata adalah lebih dari 83 tahun.


5. Denmark

Denmark ini sebenarnya bersaing ketat dengan Singapura, namun ternyata Denmark lebih menang pada tingkat kesetaraan gender.

Jumlah perbandingan pekerja pria dan perempuan di Denmark adalah 7.8%. Jadi ini angka paling kecil ya. Sebagai komparasi, persentase gap antara pekerja pria dan perempuan di Amerika Serikat mencapai 17.9% rata-rata.


4. Jerman

Pada bulan Oktober 2014, pemerintah Jerman menetapkan bahwa biaya pendidikan digratiskan bagi penduduk dan juga pelajar asing yang belajar di Jerman. Hal ini kemudian mengangkat jumlah persentase populasi yang menempuh pendidikan sekunder menjadi 96%!

Wow!


3. Swiss

Swiss mempunyai skor tertinggi di aspek kesehatan publik. Rata-rata, penduduk Swiss bisa hidup sampai usia 83 tahun, dan relatif berisiko sangat rendah untuk menderita penyakit berat, seperti malaria, HIV dan tuberculosis.


2. Australia

Pendidikan mencapai lebih dari 5% dari GDP alias Gross Domestic Product atau Produk Domestik Bruto (PDB) nasional di negara ini. PBB menemukan bahwa sebagian besar siswa pergi ke sekolah selama sekitar 20 tahun di Australia.

Ckckck. Pantas saja, banyak para muda mudi Indonesia yang memilih bersekolah ke Australia ya, Ma.


1. Norwegia

Dan ini dia, peringkat pertama dalam daftar the most livable coutries. Norwegia!

Norwegia selalu menduduki peringkat pertama daftar yang dirilis oleh PBB ini selama 13 tahun! Ckckck. Norwegia punya skor tertinggi dalam tingkat harapan hidup, standar hidup, dan pendidikan penduduknya.

Ya, gimana enggak. Perawatan kesehatan penduduk di sana secara sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, hingga bisa meningkatkan harapan hidup hingga 82 tahun.




Jadi, mau pindah ke mana nih? Singapura, Australia, atau yang jauh sekalian tapi terbaik, Norwegia?

Ih, kok nggak nasionalis banget sih?

Ya, kan kita main seandainya saja, Ma. Kalau Mbak Anggun saja bisa pindah kewarganegaraan karena kecewa pada pemerintah Indonesia, kita juga bisa kok melakukan hal yang sama. Hehehe. Kita berhak kan "menyelamatkan diri"?

Yang penting kan, meski sudah pindah kewarganegaraan, kita pasti akan selalu ingat, bahwa kita dilahirkan sebagai orang Indonesia.

Betul nggak?

Jadi, ayo, segera bersiap pindah, terutama yang sudah kegerahan tinggal di Indonesia!

Lo, kok ngusir? Ya, gimana lagi? Kalau saya mah can't complaint more *kedik bahu*
Gerah dengan Kondisi Negara Indonesia dan Presidennya? Pindah Saja ke Salah Satu dari 15 The Most Livable Countries Ini! Gerah dengan Kondisi Negara Indonesia dan Presidennya? Pindah Saja ke Salah Satu dari 15 The Most Livable Countries Ini! Reviewed by Carolina Ratri on August 16, 2018 Rating: 5

No comments